dari Teknik Dasar, Mezzanine sampai
Contoh Unik

. Foto tangga yang inspiratif. Desain tangga (atau
secara umum arsitektur dan interior) adalah perpaduan kecermatan matematis dan
cita rasa seni. Desain yang baik dimulai dengan perhitungan matematis yang
sempurna. Kalau Anda salah menghitung secara persis jumlah/tinggi anak tangga,
serta kebutuhan ruang untuk tangga, rumah menjadi tidak nyaman. Cita rasa seni
akan membuat tangga menjadi ornamen interior rumah yang menawan.
Ringkasnya. Tip kali ini berisi panduan dasar teknik
desain tangga. Disertai contoh untuk inspirasi interior rumah.
Tangga yang Ergonomik
Artinya, tangga harus nyaman dipakai. Orang tidak
merasa capek naik tangga. Idealnya, tinggi anak tangga 20 cm. Tentu dapat
diberi toleransi. Tetapi lebih dari 25 cm akan membuat orang lama-lama cepat
lelah. Lebar anak tangga setidaknya 25 cm. Agar cukup untuk tapak kaki. Kurang
dari itu membahayakan. Sementara panjang anak tangga yang nyaman untuk lalu
lalang minimal 0,9-1 meter.
Gambar Elevasi (elevation) tangga
Tinggi (rise) dan lebar anak tangga (run)
harus konsisten. Semua anak tangga harus mempunya ukuran tinggi dan lebar yang
sama persis. Karena itu perhitungan harus dilakukan sejak awal desain. Yang
harus dihitung adalah tinggi lantai atas dan tinggi lantai bawah (elevation).
Bagilah elevation dengan tinggi anak tangga. Misalnya tinggi lantai 2 adalah
3m. Dan tinggi anak tangga 20 cm. Maka dibutuhkan. Anak Tangga: 300/20= 15 anak
tangga.
Selanjutnya Anda harus juga menentukan berapa luas
ruang yang dibutuhkan untuk tangga. Kalau lebar anak tangga adalah 25. Maka
total panjang ruang yang dibutuhkan adalah 25×15 = 3,7m. Total ruang yang
dibutuhkan adalah 1m (panjang anak tangga) x 3,7m = 3,7m2. Ini kalau asumsinya
tangga berbentuk lurus saja seperti gambar di atas.
Pengembangan Bentuk Tangga
Bentuk tangga dapat mengikuti ruang. Jadi tangga tidak
selalu berbentuk lurus. Tangga dalam rumah dapat berbentuk L atau U. Denah
tangga bentuk L saya perlihatkan dalam gambar berikut ini.. Pemanfaatan denah
tangga L dalam rumah bisa dilihat dalam contoh rumah di Tip 70.
Layout tangga bentuk L
Yang paling populer adalah tangga bentuk U karena
lebih ringkas. Tangga U dapat sangat fleksibel tergantung ruang. Lihat layout
berikut.
Untuk memastikan presisi tangga Anda dapat membuat
gambar elevasi dan gambar denah. Saya tampilkan dua contoh sederhana. Asumsi
elevasi adalah 2,85 M. Jumlah anak tangga 15. Pada gambar pertama, luas ruang
yang dibutuhkan 2,08 m X 3,275 m Sementara pada gambar kedua luas ruang yang
dibutuhkan 2,85 x 2,1m. Ingatlah sekali lagi bahwa bila tinggi lantai berubah
menjadi 3m, jumlah anak tangga, dan kebutuhan ruang juga akan berubah.
Tangga dan Mezzanine
Bentuk tangga U juga dapat dikembangkan menjadi
mezzanine. Yaitu ruang antara lantai 1 dan 2. Mezzanine dalam rumah merupakan
pemberhentian sejenak. Di mezzanine Anda dapat menempatkan ruang keluarga, atau
ruang baca. Pada contoh di bawah ini saya memperlihatkan sebuah mezzanine yang
difungsikan sebagai ruang belajar. Pada sisi sebelah kiri saya tampilkan gambar
denah tangga dan mezzanine. Sedang pada gambar sebelah kanan adalah gambar
sketsa dari mezzanine dan tangga.
Perpaduan antara mezzanine dan tangga ini cocok
diterapkan dalam rumah dengan lahan terbatas namun kebutuhan ruangnya banyak
Tangga dan Pencahayaan
Area tangga harus mendapat sinar matahari yang cukup
dari lantai 2. Jika tidak, area tangga akan lembab dan menimbulkan kesan seram
atau muram. Perhitungkan agar sinar matahari dapat masuk ke area tangga. Hal
itu dapat dilakukan dengan membuat jendela dengan kaca mati di dinding atau
glassblock/genting kaca pada atap rumah.
Pada foto di atas saya memperlihatkan pencahayaan di
salah satu proyek kami. Gambar sebelah kiri memperlihatkan pencahayaan dari
dinding. Gambar tengah memperlihatkan cahaya alam yang masuk lewat glass block
pada atap dak. Pencahayaan alami yang didesain sejak awal dapat berfungsi bak
lighting pada hiasan dinding dekat tangga. Efeknya, cahaya matahari memperkuat
hiasan dinding sebagai focal point di area tangga dengan cara yang menakjubkan.
Desain pencahayaan alami yang diperhitungkan sejak awal
Tangga dan Interior
Dalam beberapa foto berikut saya memperlihatkan
bagaimana tangga dapat menjadi ornamen interior yang eksotik sekaligus
fungsional. Di tangan seorang arsitek yang desainer atau desainer interior
tangga tidak hanya fungsional tetapi juga indah. Tangga yang didesain dengan
baik dapat menjadi bagian dari interior rumah yang menawan. Lihatlah
contoh-contoh berikut ini.
Tangga putar yang menawan cocok untuk
kantor/ruko
Lantai bawah untuk ruang layanan sedang lantai atas untuk kantor atau back office
Lantai bawah untuk ruang layanan sedang lantai atas untuk kantor atau back office
Selamat mencoba. Tulisan ini dapat disebarluaskan dengan izin dan
menyebutkan sumbernya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar